Posts

Showing posts with the label catatan

Experiencing is understanding

Image
Untuk mempercayai sesuatu, kadang orang berpegang pada idiom seeing is believing . Dibutuhkan sebuah bukti yang bisa dilihat untuk mempercayainya. Untuk meyakini sesuatu, kadang kita butuh sesuatu yang lebih dari apa yang terlihat. Butuh sesuatu yang berada dalam suatu lapisan mental, suatu kepercayaan (trust) pada suatu hal yang biasanya disemai melalui rangkaian panjang berbagai tindakan dan aksi, mungkin sebuah kultur. Untuk memahami suatu hal secara utuh, melihat saja tentu tidak cukup. Seorang suami yang melihat proses melahirkan istrinya tentu saja boleh berkata, “saya paham proses melahirkan itu menyakitkan”, tetapi pemahamannya tentu tak akan seutuh sang istri yang mengalaminya sendiri. Soal paham-memahami ini mulai intens saya rasakan ketika menikah lima tahun lalu. Saya mulai memahami, misalnya, mengapa dulu banyak senior saya yang sudah menikah sulit sekali diajak kongres (nongkrong teu beres-beres) malam-malam di kampus. Setelah kelahiran Amartya dua tahun l...

Kekerasan, menyedihkan...

Pada majalah TEMPO Edisi 12 - 18 Juli 2004, terdapat laporan langsung Romy Fibri (wartawan TEMPO) dari Irak. Dalam laporannya, Romy menceritakan bagaimana kondisi real Irak serta masyarakatnya pasca digulingkannya pemerintahan Saddam Husein (yang disebut-sebut sebagai pemimpin yang diktator) oleh Amerika dan sekutunya. Dalam tulisan tersebut, masyarakat Irak bisa dikatakan tiba-tiba berubah menjadi "Pro-Saddam" (di situ diilustrasikan bagaimana seorang warga Baghdad merasa iba ketika melihat Saddam yang tengah berada di pengadilan pada layar televisi). Warga tersebut berpendapat bahwa Bush (presiden AS, George W. Bush)-lah yang semestinya diadili, bukan Saddam. Padahal, kabarnya warga tersebut sempat menjadi korban "kesewenang-wenangan" pemerintahan Saddam, hanya karena ia menjadi penganut Syiah. Saya bisa simpulkan, setidaknya ada sebagian rakyat Irak yang merasa, jatuhnya Saddam tidak begitu diharapkan. Atau, ternyata Irak pasca Saddam ternyata tidak seperti yan...