20 October 2006

Harus ganti yang baru!

Ah, saya lupa. Sudah hampir dua minggu sejak CD-RW saya tidak berfungsi. Sial.

Teman saya Dian yang terahir kali merasakan CD-RW itu masih berfungsi. Saat itu Dian bermasud 'membakar' tiga file ISO Encarta Encyclopedia Deluxe 2002 yang saya simpan di map 'software' di komputer. Katanya, di pertengahan proses 'pembakaran', tiba-tiba nampan CD-RW saya tiba-tiba terbuka dan muncul jendela di layar yang mengatakan proses pembakaran itu gagal.

Ini berarti sudah dua kali saya mendapati CD-RW saya rusak. Kali pertama, hampir dua tahun yang lalu, waktu salah seorang kawan saya memberi kabar buruk tentang CD-RW saya. "Bim, CD-RW maneh rusak.." Saya kaget, perasaan kok ya kemarin-kemarin CD-RW saya baik-baik saja. Ketika saya tanya bagaimana kejadiannya, kata teman saya, "pas keur maca CD, tiba-tiba CD-na ngabeledag di jero." Anjir, saya lebih kaget lagi, CD-nya meledak! Ah, dengan badan lemas, saya pasrah saja menerima kematian CD-RW saya. Ya mau bagaimana lagi. Saya tidak akan bisa mengklaim garansi CD-RW itu, soalnya teman saya sudah keburu "berinisiatif" membongkar CD-RW itu. Yang tertinggal di dalam CD-RW itu, ya serpihan CD yang meledak itu.

Setelah kejadian pertama, saya ganti dengan yang baru. CD-RW ASUS QuieTrack 52x32x52x, warna hitam. Model sebelumnya, saya lupa persisnya, tapi dari produsen yang sama, ASUS. Kecepatan penulisannya juga sama, 52x. Eh, eh, eh... Sekarang saya tidak tahu apa masalahnya. Tiba-tiba saja tidak bisa lagi membaca CD. Setelah saya 'paksa', sesekali CD-RW itu memang bisa membaca sebuah CD, tapi ketika saya browse isinya, tiba-tiba dia mati lagi, menganggap tak ada CD apapun di nampan CD-RW.

Iwan, teman saya yang selalu antusias dalam membicarakan per-perangkat keras-an komputer, memang pernah mengatakan bahwa --menurut informasi dari sumber yang kapabel-- produk CD ROM atau CD-RW merek ASUS tahun belakangan ini sedang jelek. Saya tidak tahu persis mengapa dan bagaimana. Tapi, yang saya tahu, dua CD-RW saya (merek ASUS) sudah rusak dalam dua tahun ini. Itu sudah jelas. Sial..